My Engagement Hacks

by - February 19, 2019


Dalam menggelar acara lamaran, setiap pasangan berhak membuatnya semewah mungkin, atau semeriah mungkin, namun khusus acara lamaranku, aku membuatnya seefisien mungkin. Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud menyudutkan satu opini atau pandangan lainnya. Bagi sobat misqueen, tulisan ini mungkin bisa menginspirasi. Bagi kaum jetsetter juga siapa tahu Anda bisa meniru kami yang miskin lol
Engagement Hacks #1 - Preloved Dress Worth >500k!
Urusan busana adalah hal yang paling pertama muncul ketika merencanakan acara lamaran. Karena males nyari bahan, nyari model, dan ngejahit, aku iseng aja dulu browsing longdress di Carousell (sebuah platform yang banyak dipakai untuk menjual barang bekas pribadi). Akhirnya, aku menemukan dark grey lace dress ini dijual si empunya dengan harga 350 ribu. Kalau dihitung real cost, kain tulle seperti ini harganya 150 ribu/meter, kali 2 meter jadi 300, ongkos jahit +/- 150 ribu (untuk penjahit butikan bahkan >350k jasanya saja), belum lagi kain inner-nya bahan maxmara seharga 35 ribu/meter kali 2 jadi 70 ribu. So, I decided to adopt it for 292k rupiahs included ongkir (udah murah masih aja dinego yha, haha)
Former Engagement Dress (Source: Carousell) 
Menjadi economist bukan berarti tidak bisa berkelas, syaratnya adalah mau belajar dan mencoba. Saat dress ini sampe, aku menyadari bahwa dia kurang 'wah' untuk dipake acara lamaran. Jadi aku memutuskan untuk membubuhkan payet di beberapa bagian, inspirasinya aku cari di Pinterest dan sisanya belajar payet otodidak. Serius, mayet itu nagih! Jadinya seluruh baju dipayetin. Manik-manik untuk dress-ku ini semuanya seharga 100 ribu, beli di Mannaku Tasikmalaya. *PS: kemeja calon suami jahit sendiri, kainnya lurik hujan ATBM dari Shopee seharga 75 ribu/2 meter.
Final Engagement Dress (on the left, of course) -with my MUA-
Kemeja Eja
Engagement Hacks #2 - Simple yet Classic Backdrop
"Spending millions for one-day-use backdrop is numb!" kataku pada calon suami. Dari awal aku emang pengen banget pake backdrop yang beda, tapi murah (tetep). Terus nemu di Pinterest inspirasi DIY backdrop pake daun-daun kering yang aku sukaaaa banget, calon suamiku juga setuju backdrop itu. Of course because we both are environmentalist and zero waste campaigner gitu hihih. Tapi, karena kesibukan masing-masing, akhirnya dream backdrop itu gagal terwujud.. :( dan kami sepakat ganti pake yang jauh lebih simple: kain tenun!
Dream Backdrop (Source: Pinterest)
Kain tenun motif khas Toraja ini beli di Shopee seharga 108 ribu (tentu saja bukan yang otentik), dimensinya 240x120 cm dan kami beli 2 untuk nantinya dipasang di garasi rumahku sebagai spot foto.
Tenun backdrop on duty :) -Eja and his younger brothers-
Engagement Hacks #3 - Dolled up by my little auntie!
Urusan make up, aku percayakan pada tanteku yang satu ini (yep, she's my younger-than-me-onty, literally) dan aku salut sih di umur semuda ini tangan doi udah piawai banget mainin brush dan mix & match warna blush. She's very talented! Go check on her for your special occasion >> @nadyabeautymakeup (khusus buat aku harga make up lamaran ini 200 ribu)

Fake me haha

Engagement Hacks #4 - Go find freelance photographer nearby
Lamaranku ini sekaligus pertemuan pertama, pertama banget, antara keluarga besar aku dan Eja, sebelumnya yang biasa ketemu adalah orang tua-orang tua kami saja. Jadi aku perlu nyari tukang foto untuk mengabadikan moment-moment candid ketika keluarga kami saling berkenalan dan bercengkrama. I can imagine in the old days we still smiling everytime we look at those photographs.
Survey kang foto ini aku lakukan via Instagram pake hashtag #fotografertasik, and please God forgive me for underestimating remaja Tasik before.. Bener kata Kang Emil, anak muda Tasik tidak kalah kreatif dengan yang di Bandung. Meskipun masih mahasiswa, atau yang sekedar hobi motret pas libur kerja, tapi hasilnya keren-keren! Mereka pasang harga yang sangat variatif untuk acara lamaran, dari 150 ribu sampai 3,5 juta. And of course I pick the cheapest one hahaha.
Uniknya, si fotografer yang masih mahasiswa ini ngaku belum pernah motret lamaran. Tapi justru kejujurannya itu yang bikin aku dan Eja sepakat ngasih kesempatan dia motret lamaran kami. Siapa tahu dengan begitu dia makin berkembang dan jadi fotografer profesional. Aamiin. Harga yang kami sepakati adalah 200 ribu untuk motret pagi-siang.
Hasil jepretan
Engagement Hacks #5 - Biar gak tangan kosong aja, Mas.
Beberapa situs konsultan pernikahan bilang kalau selesai acara lamaran, pihak cewek harus ngasih sesuatu atau seserahan balasan ke pihak cowok. Tapi calon suamiku bilang seserahan dari pihak dia bakal dikasih menjelang pernikahan aja, bukan di acara lamaran. Jadi aku gak perlu mempersiapkan hadiah apa-apa kalo emang gak pengen.
Setelah ngobrol sama mama dan nenekku, mereka sepakat bakal ngasih beberapa jenis makanan buat keluarga Eja di akhir acara, ‘ngabahanan’ kalo istilah orang Sunda. Lalu aku pikir gak ada salahnya aku ngasih makanan juga khusus buat calonku aja. Seperti biasa, senjataku ketika bingung adalah ngecek Shopee, kali ini pake key word 'cookies', dan aku nemu cemilan sehat paling best seller di e-commerce itu. "Hmm, sepertinya cocok buat nemenin dia nyusun tesis" kataku setelah baca-baca keunggulan si cemilan. Akhirnya.. taraaa ini dia! (sebenernya Pumpberry dan Blackmond-nya aku kasih 2 bungkus karena satunya aku makan juga hehe). Total belanja cemilan ini 180.500 rupiah.
Cemilan dari LadangLima.com
Segitu aja Engagement Hacks dari aku, nanti semoga bisa bikin Wedding Hacks juga agar supaya hilang stigma 'menikah harus mewah' di antara kita. Meskipun ya suka atau tidak suka budaya Timur menjunjung tinggi nilai kekeluargaan alias sangat wajar undangan di atas 500 bahkan 1.000 orang. OK stop don't talk about it here huhu. 
What matters is, we are finally engaged! Yeay! 
Ingat, menjadi hemat dan cermat mengelola keuangan sejatinya tidak berkaitan erat dengan jumlah saldo rekening atau portofolio saham. Menjadi hemat adalah pilihan, pertimbangan, dan pandangan hidup. Kadar hemat setiap orang juga pasti berbeda-beda, semua kembali pada diri masing-masing. Terakhir, congratulate us and pleaseee do'akan kami lancar sampai hari H dan hari tua, ya! Semoga do'a baik itu kembali padamu💜


You May Also Like

0 komentar

Popular Posts