Sepertinya 'aku' masih 'kita'

Tidak ada yang lebih lucu selain dari duduk di taman dengan sahabat-sahabatmu, lalu mereka mencandaimu dengan kisah-kasih masa lalumu, saat kamu masih menjadi best couple di sekolah selama bertahun-tahun. Mereka mengolokmu, bilang kamu dulu begitu berporos pada satu figure, bilang kamu aneh dan menertawakan cerita-cerita sedihmu yang konyol, menyederhanakan setiap episode yang sebenarnya dulu kamu lakoni dengan rumit. Mereka mengingatkanmu lagi kalau dulu, seolah ada dirimu adapula dia. Saat kamu bagaikan pinang dibelah dua lalu disiamkan agar tidak berpisah..

Itu obrolan paling membingungkan, karena kamu tidak tahu hatimu sendiri ingin tertawa atau menangis.. Masa beken itu sudah berlalu, siapalah lagi mereka sekarang.. Yang asalnya pinang menjadi ranting sebatang. Jatuh satu-satu tanpa saling memandang..

Aku menjadi orang itu di suatu sore, menjadi orang yang diejek, ditertawakan dan dibercandai, tapi juga dihormati karena sahabat-sahabatku tidak mampu mempertahankan hubungan selama yang aku, maaf, kita pernah lakukan, mereka tidak bisa merasakan bahagianya menjadi aku dulu.

Mereka tahu kisah kita, menjadi saksi kehebohannya, mereka hanya tidak tahu apa yang sesungguhnya kita rasa, sepertinya tidak akan ada yang bisa menerka-nerkanya. Kita ini rumit, sudah berpisah pun talinya masih tak bisa diurai. Seperti dua anak yang diikat satu sama lain agar tidak hilang, sejauh apapun terpisah akan bisa saling menemukan.

Kamu pergi ke luar dengan temanmu, dan mereka masih menanyakan aku, begitu juga aku setiap bertemu teman-temanku, mereka tak absen untuk ingin tahu kabarmu, profesimu, dan siapa penggantiku.. Seolah aku masih harus tahu semuanya tentangmu seperti dulu.

Aku senang menceritakanmu, karena aku masih senang berbagi cerita denganmu. Aku masih bisa tahu semua tentangmu, karena kamu masih ingin aku menjadi solusi setiap lelahnya harimu.

"Aku terakhir ketemu tanggal 8 Maret, bukan annive celebrate ya, cuman makan malem aja.. Sama jenguk tantenya deng, hehe"

"Terus, kalian masih kayak Cony & Brown?"

"Bakalan kayak gitu selamanya, aku cerita sampe berbusa-busa dia cuma nyimak lihatin sambil senyum-senyum.."



Secret Garden Cafe, Gunung Agung St. 12, Bandung. April 7th, 2014. Ditemani gemericik hujan dan kenangan yang lepas ke langit..
Post a Comment